FUNGSI
KOMPONEN MESIN BUBUT
( diajukan untuk memenuhi salah satu tugas
mata kuliah proses produksi )
Disusun
oleh:
FIKRI
GUMILAR 1141177005005
KELAS
A ( pagi )
FAKULTAS
TEKNIK
UNIVERSITAS
SINGAPERBANGSA KARAWANG
2012
FUNGSI KOMPONEN MESIN BUBUT
Mesin bubut adalah mesin yang dibuat dari logam,
gunanya untuk membentuk benda kerja dengan cara menyayat, gerakan utamanya
adalah berputar.
Di
bidang industri, keadaan mesin bubut sangat berperan. Terutama di dalam industri
permesinan. Misalnya dalam industri otomotif, mesin bubut berperan dalam pembuatan
komponen-komponen kendaraan, seperti mur, baut, roda gigi, poros, tromol dan
lain sebagainya.
Penggunaan
mesin bubut juga dapat dihubungkan dengan mesin lain seperti
mesin
bor (drilling machine), mesin gerinda (grinding machine), mesin frais (milling machine),
mesin sekrap (shaping machine), mesin gergaji (sawing machine) dan mesin-mesin
yang lainnya.
Pada
pahat potong, diketahui bahwa resultan gaya terdiri atas tiga komponen
dasar,
yaitu FT (Gaya Tangensial / Gaya pada kecepatan potong), FR (Gaya Radial /Gaya
pada kedalaman pemotongan), dan FL (Gaya Longitudinal / Gaya pada pemakanan
atau gerak makan). Gaya tangensial ini adalah gaya yang paling tinggi dari
ketiga gaya tersebut.
1.
BAGIAN
– BAGIAN UTAMA MESIN BUBUT
A. Kepala Tetap
Berfungsi untuk memegang
dan memutar benda kerja. Kepala tetap dipasang pada poros utama
B. Roda Gigi Pengganti
Berfungsi
memindahkan putaran poros utama ke kotak roda gigi pengatur pemakanan dan
penggerak poros transportir yang sekaligus untuk menggerakkan eretan sepanjang
alas.
C. Pembawa
Berfungsi untuk mendukung
dan mengantarkan alat potong pada posisi/tempat pemotongan.
D. Kepala Lepas
Berfungsi
untuk mendukung benda kerja yang dipegang oleh cekam atau dipegang dengan
senter kepala tetap dan senter kepala lepas. Disamping itu kepala lepas juga
berfungsi untuk memasang cekam bor/mata bor.
E. Badan Mesin
Berfungsi untuk mendukung
semua komponen utama mesin bubut. Bagian atas badan mesin dibuat beralur yang
berfungsi untuk landasan luncur dari kepala lepas.
2.
PEMEGANG BENDA KERJA
1. Cekam
Rahang Tiga
Cekam rahang tiga adalah
pemegang benda kerja yang mempunyai tiga rahang penjepit yang dapat bergerak
secara bersama-sama sepanjang alur saat mengunci dan membuka benda kerja. Cekam
ini dapat menjepit benda kerja bulat, segi enam,segi sembilan dan kelipatan
tiga lainnya.
Gambar 1. Cekam Rahang Tiga
Penjepitan benda kerja dengan cekam rahang tiga dapat dilakukan dengan
dua cara, yaitu penjepitan arah dalam sisi benda kerja dan penjepitan arah luar
sisi benda kerja.
2.
Cekam Rahang Empat
Cekam rahang empat
mempunyai rahang penjepit empat buah. Rahang cekam empat dapat bergerak bebas
sepanjang alur rahang pada saat mengunci maupun membuka benda kerja. Ada dua
type cekam rahang empat, yaitu:
-
Cekam rahang empat universal
Prinsip
penjepitan cekam rahang empat universal ini sama dengan cekam rahang tiga,
dimana rahang cekam dapat bergerak bersama-sama saat membuka maupun mengunci
benda kerja secara otomatis.
-
Cekam rahang empat independen
Cekam
rahang empat independen sama fungsinya dengan cekam rahang empat universal.
Perbedaannya terletak pada teknik pengunciannya. Pada cekam rahang empat
independen ini masing-masing rahang penjepit harus dikunci dan dibuka satu
persatu. Masing-masing rahang dapat digerakkan sendiri tanpa ada hubungannya
dengan rahang yang lain.
Gambar
2. Cekam Rahang Empat
3.
Plat Pembawa
Plat
pembawa digunakan untuk memegang benda kerja yang dibubut diantara dua senter.
Dalam memegang benda kerja plat pembawa dilengkapi dengan pembawa (lathe dog)
Gambar
3. Plat Pembawa
Plat pembawa dapat dibedakan tiga macam,yaitu:
-
Plat pembawa beralur.
Digunakan untuk meletakkan
pembawa yang berujung bengkok.
-
Plat pembawa berlobang
Digunakan untuk menjepit
benda kerja yang sukar dijepit oleh cekam rahang tiga dan cekam rahang empat
-
Plat pembawa berbatang
Digunakan untuk meletakkan
pembawa yang berbatang.
Pembawa (lathe dog) adalah
alat yang berfungsiuntuk membawa benda kerja sehingga ia berputar mengikuti
putaran poros mesin.
3.
ALAT PENDUKUNG
Alat Pendukung adalah alat
yang digunakan untuk mendukung atau menyangga benda kerja yang berukuran
panjang dan berdiameter kecil.
Sesuai dengan kegunaannya,
pendukung ada dua macam yaitu:
-
Pendukung Tetap (steady rest)
Gunanya untuk mendukung
benda kerja yang berdiameter kecil dan berukuran panjang. Posisi pendukung ini
tetap, tidak berpindah sepanjang alas mesin saat mesin bubut bekerja.
-
Pendukung Jalan (follower rest)
Gunanya sama dengan
pendukung tetap, perbedaannya adalah pendukung jalan dipasang pada eretan dan
ikut bergerak dibelakang pahat bubut bersamaan dengan gerakkan pembawa.
Gambar 4. Pendukung Tetap ( steady rest )
Gambar 5. Pendukung Jalan ( follower rest )
4.
CENTER
Senter digunakan untuk
mendukung dan memegang benda kerja yang dibubut diantara dua senter. Senter
mesin bubut ada dua macam, yaitu:
-
Senter Tetap
Adalah senter yang tidak
ikut berputar bersama benda kerja pada saat pembubutan.
-
Senter Jalan
Adalah senter yang ikut
berputar bersama benda kerja pada saat pembubutan.
Gambar 6. Center Tetap
Gambar 7. Center Jalan
5.
PAHAT BUBUT
Pahat bubut adalah alat potong yang digunakan
untuk memotong benda kerja yang dikerjakan dengan mesin bubut.
Pahat
bubut harus mempunyai sifat-sifat:
- Harus cukup kuat dan mampu menahan beban dan tekanan pemotongan.
- Harus mempunyai kekerasan yang tinggi hingga mampu bertahan pada temperatur tinggi selama pemotongan.
- Harus tahan terhadap keausan.
Menurut
bahannya pahat bubut dibedakan atas:
- Pahat bubut baja potong cepat (HSS)
- Pahat bubut baja karbon potong cepat (HCS)
Macam – macam pahat bubut
- Pahat Bubut Rata
Digunakan untuk membubut permukaan benda kerja menjadi rata. Pahat ini terdiri dari dua macam, yaitu pahat bubut rata kiri dan pahat bubut rata kanan.
Gambar 8. Pahat Bubut Rata
Kanan dan kiri
2. Pahat Bubut Muka
Digunakan untuk membubut penampang permukaan
benda kerja menjadi rata dan datar.
Gambar 9. Pahat Bubut Muka
3. Pahat Bubut Potong
Digunakan untuk memotong benda kerja.
Gambar 10. Pahat Bubut Potong
4. Pahat Bubut Pembentuk
Adalah pahat bubut yang ujung mata potongnya
berbentuk cembung atau cekung sesuai dengan bentuk benda kerja yang akan
dibuat.
Gambar 11. Pahat Bubut Bentuk
5. Pahat Bubut Dalam
Digunakan untuk membubut permukaan dalam
lobang benda kerja.
Gambar 12. Pahat Bubut dalam
6. Pahat Bubut Ulir
Digunakan untuk membubut ulir benda kerja.
Ujung mata pahat dibuat sesuai dengan jenis ulir yang akan dibuat.
Gambar 13. Pahat Bubut Ulir
